9:07 am  •  17 March 2013

Ini post terpagi saya. Jadi gini. Pernah suatu kali berpikir. Gimana sih rasanya nyindir orang atau sambat karena orang lain di socmed? Pernah memang saya melakukan. Tapi tidak sering. Hampir tidak pernah. Kalau pun mau nyindir berarti itu sudah benar-benar keterlaluan.
Saya punya teman. Hobinya sambat dan hobi sekali nyindir socmed. Apalagi keliatan banget itu nyindir siapa. Keliatan lah.
Bukannya melarang atau apa. Itu terserah dia. Hak dia dari segala apa pun.
We have mature enough, dude. Setidaknya think before you post. Think that ‘will it good if i post?’ atau ‘bakal kesindir nggak ya orang itu?’ atau lagi ‘mempan ta aku sindir ginian?’ Kalau memang nggak penting buat di post dan percuma. Ya sebaiknya dipendam atau ditumpahkan ditempat lain yg lebih private. Ini cara ampuh buat cara bagaimana meredam emosi. Kalau kita constantly seperti ini. Kemungkinan kedepan bisa banget buat lebih sabar atau lebih tau dimana tempat terbaik buat melumpahkan emosi.
Think big!

6:29 pm  •  12 March 2013

How much i miss my high school friends. Time that i have lovely people around. Friends that always understand me, never get me down and always support me. Not like this. People around are so lovely, sometimes. But sometimes they can kill you slowly with their words or act. Kill……….you………..slowly……..

12:15 pm  •  12 March 2013

It’s march and i still active to write on my 2013’s book journal. Hope i can finish it until the end of this year.

10:43 am  •  12 March 2013

Uhmmm. Since my tumblr isn’t private again. I’m afraid to be sarcasm again here. So last post i always being sarcasm, offense someone or a group of people. So sorry for whom feel sad about what i posted. I mean it, yeah i mean it. I think its a free for me to post what i want. Because this is my own account not yours.

10:42 am  •  12 March 2013